Tak terasa bulan berganti bulan dan kali ini dalam hitungan hari puasa akan kembali menjamah kita.Puasa berarti akan ada lebaran dan lebaran berarti seharusnya idealnya bisa berkumpul dengan orang-orang tercinta keluarga inti.

Tepat 14 tahun ibu meninggalkanku menghadap sang Pencipta.

Tepat 9 tahun adik perempuanku juga dipanggil sang Khalik.

Tepat 2 tahun ayah pun dipanggil yang Maha Kuasa.

Tinggallah aku dan adik laki-lakiku,beserta istri dan buah hatinya yang menjadi keluarga intiku.

Berat rasanya detik demi detik,menit demi menit,jam demi jam,hari demi hari,minggu demi minggu,bulan demi bulan,tahun demi tahun ku lalui.

Sulit rasanya memendam seluruh perasaan emosi,senang,sedih apabila tidak kuungkapkan kepada mereka.

Letih rasanya untuk tidak menitikkan air mata demi sesaat mengenang mereka.

Hampir bosan rasanya hidup tanpa mereka.

Nyaris hampa hidupku tanpa kehadiran mereka.

Dan..

Kehadiran beberapa teman dan sahabat yang sudah aku anggap saudara,sedikit demi sedikit mampu menggerakkan hatiku untuk sejenak berpikir bahwa hidup itu masih ada.Bahwa hidup harus terus berjalan.Bahwa tersenyum dan tertawa itu masih perlu dan bahwa menangispun masih dibutuhkan.

Ingin rasanya aku memeluk teman dan sahabatku semua demi hanya melulu mengucapkan seuntai kalimat TERIMA KASIH.

Dan aku pun merasa kalimat itu pun belum mampu dan belum cukup untuk diungkapkan.

Masih banyak..

Dan..

Masih banyak..

Ya..

Masih banyak..

(teman..sahabat..hari puasa sudah dekat..Mohon Maaf Lahir Bathin,semoga puasa kita kali ini benar-benar menjadi puasa yang sempurna..sampai hari menjelang hari raya)